Dari Buku Tuntunan Pelatihan Keilmuan Energi Pusaran Langit — teknik fondasi untuk menenangkan pikiran, menjaga fokus, dan menyeimbangkan energi.

Sikap Badan
- Duduk bersimpuh — pantat menyentuh lantai, telapak kaki melingkar di sekitar pantat.
- Telapak tangan mengepal, ibu jari ditutupi empat jari lainnya, diletakkan di atas paha dekat lutut.
- Badan tegak dan rileks — punggung lurus, bahu rileks, kepala seimbang.
- Mata dipejamkan dengan tenang.
- Lidah menyentuh langit-langit (bagi yang sudah paham hawa dingin).
Sikap Napas — Napas Halus Segitiga
Pola napas segitiga dengan perbandingan 1 : 1 : 1:
- Tarik napas lewat hidung (paru-paru mengembang).
- Tahan di perut — perut agak keras dan agak kembung.
- Buang napas lewat hidung (paru-paru mengempis).
Pikiran rileks — bayangkan hal-hal yang indah dan menyenangkan.

Aliran Energi Pusaran Langit
Energi yang masuk diarahkan turun melewati dada → perut → tulang ekor → naik ke punggung → tengkuk → ubun-ubun → turun ke hidung. Di hidung, energi kotor dibuang — energi bersih terus bersiklus dan bisa diarahkan ke bagian tubuh yang membutuhkan.
- Chakra Mahkota — pintu masuk energi.
- Chakra Ajna (dahi/ubun-ubun) — pembuangan energi kotor.
- Chakra Dasar (tulang ekor) — titik siklus bawah.

Affirmasi Membuka Cakra
Untuk membuka cakra mahkota dan cakra ajna, affirmasikan: “…membuka inti dan daun cakra…” — cakra mahkota sebagai pintu masuk energi, cakra ajna sebagai pembuang energi kotor.
Waktu & Tips
- Minimal 5 menit, di tempat yang tenang dan nyaman.
- Konsisten berlatih setiap hari untuk hasil terbaik.
- Jika pusing, hentikan dan bernapaslah normal.
Manfaat: menenangkan pikiran, menjaga fokus, menyeimbangkan energi, dan mendukung refleksi ruhani. Biidznillah.
🔔 Dapatkan Artikel Terbaru
Pilih mau dikabari lewat WhatsApp atau Email setiap ada postingan baru.
Bagikan Artikel Ini
Jika artikel ini bermanfaat, silakan bagikan kepada keluarga, sahabat, dan rekan Anda.